Jogja.beritainternusa.com, Gunungkidul – Harga Pangkalan Gas di beberapa wilayah di Kabupaten Gunungkidul masih tinggi di tingkat pangkalan pihak terkait masih belum memberi Sanksi,Pemilik pangkalan Gas daerah Semanu contohnya masih menjual dengan harga 17.000 ke konsumen.

Toko kelontong yang memiliki pangkalan gas di desa Semanu menjelaskan bahwa pangkalan tersebut menjual Gas 3 kg berkisar antara 16 – 17.500 ” Saya menjual ke konsumen berkisar 16 – 17.500 hal itu saya lakukan karena pasokan yang saya terima juga sedikit setiap datang cuma 40 tabung ” jelasnya.

Selain di desa Semanu ada pula pangkalan di desa Pacarejo yang menjual harga Gas sampai 18.000/ 3 kg hal tersebut seperti di sampaikan oleh pengecer di wilayah tersebut yang namanya enggan di publikasikan ” saya beli di pangkalan sudah 18.000 sehingga saya terpaksa menjual ke masyarakat 20.000, karena ada biaya operasional yang harus saya tanggung ” terangnya.

Selain 2 pangkalan di kecamatan Semanu yang menjual tidak sesuai HET ( Harga Eceran Tertinggi ) di beberapa wilayah masih belum ada perubahan soal harga pangkalan, hal tersebut di pengaruhi oleh tidak adanya tindakan nyata dari pihak terkait untuk menghentikan melonjaknya harga gas di masyarakat.

Paska rapat koordinasi antara DPRD Guningkidul, Deserindak, Kapolres, SPBE dan pangkalan beberapa waktu seakan hanya di anggap angin lalu oleh pangkalan gas terbukti tidak ada satupun pangkalan yang mengindahkan himbauan dari pihak terkait.

Kades Semanu Andang yang di temuai terkait mahalnya harga Gas di wilayahnya mengaku bahwa dirinya tidak terlalu memikirkan hal tersebut karena selama ini setau dia harga gas tetap normal ” Memang harga Gas dipangkalan seharusnya berapa, karena Setau saya harga Gas normal  kok,  ” terangnya.

Dengan adanya harapan dan keinginan warga membeli gas murah diharapkan pemerintah kabupaten untuk bisa segera turun ke lapangan agar cepat bisa melacak. Dimana pangkalan yang tidak mau sesuai HET harus di tidak sesuai aturan yang ada.

Pewarta           : Ady

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here