Jogja.beritainternusa.com, Gunungkidul – Inspektorat Daerah Gunungkidul siap untuk melakukan audit terhadap dugaan pungli terkait program sistematis tanah lengkap (PTSL), di Monggol, Saptosari.

Hal tersebut diungkapkan oleh kepala Inspektorat Daerah Gunungkidul Sujarwo. Pihaknya telah mempersiapkan berkas terkait masalah tersebut.

“Beberapa hari lalu telah mendapat surat dari Polres Gunungkidul untuk melakukan audit,” ujarnya saat ditemui wartawan, Jumat (20/4/2018).

Pihaknya masih belum mengetahui kapan selesainya audit karena masih dalam tahap persiapan.

“Kami usahakan secepatnya untuk menyelesaikan audit, seperti prosedurnya, dan koordinasi dengan pihak penyidik,” ujarnya.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Ngadino mengatakan, pihak kepolisian telah merespons permasalahan ini.

“Kami mendapatkan informasi terkait dugaan pungli, lalu kami memanggil para saksi untuk dimintai keterangan,” terangnya.

Ngadini mengatakan berhubung kasus ini terkait dengan pemerintahan pihak kepolisian harus berkoordinasi dengan pihak Inspektorat daerah.

“Polisi tidak bisa serta merta memproses kasus ini tanpa ada audit dari inspektorat, kami telah mengirim surat ke pihak inspektorat,” jelasnya.

Satu diantara warga Monggol, Rajiyo mengatakan ada yang janggal dengan kwitansi pembayaran terkait pembuatan sertifikat tanah tersebut.

“Awalnya kami dimintai uang sebanyak 200.000 dengan disertai kwitansi, untuk yang kedua kalinya kami dimintai 400.000 tidak diberi kwitansi,” jelasnya.

Selanjutnya ia mengatakan bahwa uang Rp 400.000 ribu tersebut tidak jelas akan digunakan untuk apa, ia hanya berharap kejelasan iang tersebut untuk apa.

“Kami hanya ditarik uang saja tanpa ada kejelasan, kami tahunya setelah membayar 400 ribu sertifikat jadi tetapi hingga saat ini belum jadi sertifikatnya,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here