Ilustrasi

 

Beritainternusa.com, Jakarta – Masyarakat tak perlu khawatir berebut lapangan kerja dengan tenaga kerja asing (TKA) terkait terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) No. 20 Tahun 2018 tersebut. Sebab menurut anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDIP Abidin Fikri perpres itu justru untuk memberikan jaminan hukum dalam persaingan bursa tenaga kerja internasional di Indonesia.

“Perpres ini bermaksud mengatur izin penggunaan TKA supaya ada kepastian hukum, mengendalikan, dan mencegah TKA ilegal masuk ke Indonesia,” kata dia kepada detik.com, Selasa (17/4/2018).

Presiden Joko Widodo, Abidin melanjutkan, tentunya tetap mengutamakan TKI untuk mengisi lapangan kerja yang tersedia. Namun kehadiran TKA merupakan bagian dari perdagangan global. Makanya kehadiran perpres ini justru untuk melindungi Indonesia dari serbuan TKA.

Menurut Abidin, Perpres ini merupakan bagian dari peraturan pelaksanaan dari Pasal 42 UU. No 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan yang berisi mengenai penggunaan TKA. Kehadiran perpres ini sekaligus menegaskan pembatasan jabatan terhadap TKA dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 40 Tahun 2012.

“Jadi perpres ini dipandang sebagai jaminan atas transfer ilmu pengetahuan dan teknologi. Dan juga mewajibkan perusahaan pengguna tenaga kerja asing untuk membayar kompensasi ke pemerintah,” jelasnya.

Ia-pun menyebutkan selama ini sudah ada beberapa Keputusan Menakertrans untuk mengatur keberadaan TKA di berbagai industri, seperti dalam industri pengolahan golongan pokok pakaian jadi, pengolahan logam bukan mesin dan peralatannya, transportasi dan pergudangan angkutan udara, pengolahan dan subgolongan industri furnitur, serta industri pengolahan dan subgolongan industri alas kaki.

Sebelumnya dalam sebuah diskusi, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai terbitnya Perpres Nomor 20/2018 dapat mempersempit jumlah lapangan bagi pekerja lokal. Regulasi tersebut dinilai memudahkan pekerja asal China menyerbu Indonesia. Padahal, selama ini sudah banyak pekerja asal negeri tirai bambu tersebut di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here