Para perawat tertunduk saat dimarahi Zumi Zola dalam sidak dini hari

 

Beritainternusa.com, Jambi – Memakai rompi oranye KPK, Zumi Zola tertunduk lemas. Pemandangan itu berbanding terbalik saat ia masih aktif menjadi Gubernur Jambi. Dengan gagahnya, ia sidak rumah sakit dini hari yang diwarnai gebrakan meja. Perawat dimarahi habis-habisan.

Berdasarkan catatan wartawan, Selasa (10/4/2018) sidak itu dilakukan Zumi pada 20 Januari 2017 lalu. Zumi mendatangi RSUD Raden Mattaher, Jambi. Ia mengecek para dokter dan perawat yang bertugas malam di rumah sakit. Begitu ia tiba di gedung perawatan kelas III, ia mendapati tempat perawat dan dokter berjaga kosong.

Ia langsung menggedor pintu kamaar yang ada di meja penjagaan. Begitu masuk ke dalam kamar tersebut, Zumi mendapati para perawat dan dokter sedang terlelap tidur.

Zumi pun berteriak membangunkan mereka dan menyuruhnya keluar. Para perawat dan dokter ini berbaris di ruang jaga dan Zumi Zola memarahi mereka.

Dia melanjutkan sidaknya ke gedung perawatan Jantung. Di sana, ruang jaga juga kosong. Zumi hendak masuk ke kamar di belakang ruang jaga, tapi tidak bisa karena pintu kamar dikunci dari dalam. Berkali-kali digedor, akhirnya pintu dibuka. Begitu masuk, Zumi menyaksikan para perawat dan dokter yang terbangun dan terkaget-kaget melihat kehadiran dirinya.

“Ada yang mengadu ke saya, di waktu malam jam 12 ke atas, jika infus habis atau kondisi pasien memburuk, perawat dan dokter rumah sakit ini tidak ada di tempat. Setelah saya cek, ternyata para perawat dan dokter sedang tidur di dalam kamar. Apalagi ada yang kamarnya dikunci dari dalam. Lalu jika terjadi sesuatu pada pasien bagaimana? Ini tidak boleh,” ungkap Zola kala itu.

Tapi itu Zumi setahun lalu. Kini ia Zumi tak bisa lagi gagah-gagahan. Zumi harus tidur di kasur tipis sel KPK.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here