Sidang lanjutan terdakwa Bimanesh Sutarjo di Pengadilan Tipikor, Senin (9/4/2018)

 

Beritainternusa.com, Jakarta – Dokter RS Medika Permata Hijau, Mohammad Toyibi, memeriksa Setya Novanto setelah mengalami kecelakaan mobil. Toyibi menyebut tak ada yang gawat dari kondisi Novanto.

“Saya tahu (Novanto) ada masalah dengan KPK, makanya saya tertarik. Saya tidak tahu (Novanto) tersangka, tapi yang tahu sedang dicari KPK,” jelas Toyibi dalam sidang lanjutan terdakwa Bimanesh Sutarjo di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (9/4/2018).

Dokter spesialis jantung ini menyebutkan Novanto tidak mengalami masalah jantung. Novanto, menurutnya, hanya mengalami luka lecet di tangan kiri.

“Saya periksa selama 7 menit tidak ada masalah jantung. Tidak melihat luka memar di bagian dada, cuma lecet saja. Saya lihat tidak ada kegawatan,” ujar Toyibi.

Toyibi mengaku hanya menerima surat konsultasi atau evaluasi masalah jantung pasien Novanto.

“Tidak pernah rawat bersama. Cuma surat dari dokter Bimanesh evaluasi jantung dan dicantumkan gambar juga untuk konsultasi jantung,” tutur dia.

Menurut dia, pasien yang mengalami kecelakaan harus diperiksa dokter IGD. Lalu, dokter tersebutlah yang menentukan pasien bisa dirawat atau tidak.

“Seharusnya dibawa dokter IGD, dialah yang bisa menentukan bisa dirawat atau nggak. Lalu spesialis harus rujuk ke dokter relevan, misalnya luka patah tulang, pasti dokter akan konsultasi ke dokter ortopedi,” kata Toyibi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here