BNN sudah memberangkatkan tim untuk menjemput dan memeriksa dua narapidana pengendali kurir tersebut.

 

Beritainternusa.com, Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) terus mengembangkan kasus penangkapan 4 kurir narkoba jaringan lapas di Kalimatan Barat. BNN sudah memberangkatkan tim untuk menjemput dan memeriksa dua narapidana pengendali kurir tersebut.

“Tim kita sudah berangkat untuk jemput (2 napi) karena memang merekalah pengendalinya,” kata Deputi Bidang Pemberantasan Irjen Arman Depari di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (6/4/2018).

Kedua narapidana pengendali kurir yakni Apen yang ditahan di Lapas Bengkayang dan Kama yang ditahan di Lapas Pontianak. Menurut Arman, kedua napi itu tak hanya sekali mengendalikan penyelundupan narkoba di wilayah Kalbar.

“Tadi yang empat kali itu dari dia (dua napi) semua. Dia sudah lama,” sebut Arman.

Selain itu, Arman juga tidak menutup kemungkinan akan memeriksa pegawai dari kedua lapas itu jika memang terlibat.

“Tergantung pemeriksaannya, yang jadi prioritas dulu dua orang napi itu kita lakukan pemeriksaan. Kalau nanti kait-mengait dengan yang lain, percaya pasti akan disidik seperti yang lain,” tegasnya.

Sebelumnya, BNN bersama Bea-Cukai menangkap empat kurir narkoba jaringan lapas di Kalbar. Empat kurir yang diciduk bernama Suprayogi, Andi, Rio, dan Sudirman. Sebanyak 28,2 kg sabu dan 21.727 butir pil ekstasi berhasil disita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here