Ilustrasi

 

Beritainternusa.com, Jakarta – Selain di Jagakarsa Jakarta Selatan, 4 warga di Depok juga ditemukan tewas karena minuman keras (miras) oplosan. Sementara itu, 18 warga lainnya mendapatkan perawatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjelaskan, warga yang meminum miras itu meninggal tidak dalam waktu bersamaan. Mereka awalnya merasa pusing sampai akhirnya tak sadarkan diri.

“Korban meminum gingseng secara tidak bersamaan. Keterangan pihak medis atau Rumah Sakit Tugu Ibu, mayoritas korban mengalami mual dan pusing,” kata Argo dalam keterangannya, Selasa (3/4/2018).

Argo menerangkan, warga itu membeli miras oplosan dari sebuah warung di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi telah menggeledah lokasi tersebut dan mengamankan penjual miras pada pukul 04.20 WIB pagi tadi.

“Pemilik warung dan barang bukti diamankan ke Polres Jaksel guna penyidikan lebih lanjut,” papar dia.

Adapun empat warga yang tewas itu berinisial MM, A, A dan I. Mereka semua adalah warga Beji, Depok.

Sebelumnya diberitakan, tiga orang warga di Jagakarsa, Jakarta Selatan, meninggal dunia diduga karena miras oplosan. Sebagian warga lain juga dirawat karena minuman tesebut.

“Masih kita dalami, ada korban meninggal dunia dan sakit,” kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar saat dimintai konfirmasi, Selasa (3/4).

Indra menerangkan sampel miras yang diamankan telah diuji laboratorium. Jumlah warga yang terdampak miras tersebut pun belum diketahui pasti.

Sejumlah warga tersebut meminum miras oplosan di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jaksel ada 02.00 WIB dini hari tadi. Sejumlah warga itu langsung diamankan ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Beberapa di antaranya telah diperbolehkan pulang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here