SPBU di Condet yang viral karena tangki Nissan Serena diisi melebihi kapasitas.

 

Beritainternusa.com, Jakarta – SPBU Pertamina di Condet, Jakarta Timur, viral di media sosial karena diduga melakukan kecurangan. Pengawas SPBU milik PT Magendra itu menepis tudingan curang.

“Kalau saya sih dari SPBU, itu tidak benar adanya kecurangan. Seperti yang saya bilang, dari dulu tidak pernah ada masalah, baru ini saja ada masalah,” kata pengawas SPBU, Arifin, kepada wartawan di Jalan Raya Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (26/3/2018).

Arifin membenarkan video mobil Nissan Serena yang mengisi bahan bakar Pertalite melebihi kapasitas tangki mobil terjadi di SPBU tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (21/3/2018) sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat itu pemilik mobil sudah diberi penjelasan dan langsung dilakukan uji tera. Menurut Arifin, pemilik mobil sudah terima dan masalah tersebut sudah selesai.

“Maksudnya dalam arti kata sudah sesuai SOP di mana konsumennya sudah saya kasih tahu. Sewaktu kejadian, ia tidak terima, cuma kita langsung olah TKP uji tera, dan segala macam dan dia terima. Makanya masalah clear. Dari pihak kami cari solusi,” jelasnya.

Arifin menambahkan, PT Pertamina juga langsung melakukan pengecekan. Menurutnya, hasilnya memang tidak ada masalah dalam mesin tersebut.

“Saya setahun lebih bekerja di sini tidak ada masalah. Setelah kejadian itu, orang Pertamina datang mengecek, kita nggak ada masalah. Pertamina bilang juga tidak ada masalah,” sebutnya.

Sebelumnya, beredar video pemilik mobil Nissan Serena dengan pelat nomor B-2224-SEB melakukan protes kepada pegawai SPBU 34 13501, yang berada di Jl Raya Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur. Protes itu dilakukan karena mendapati pengisian bahan bakar melebihi kapasitas tangki mobilnya.

Seharusnya Nissan Serena miliknya itu hanya melakukan pengisian bahan bakar dengan kapasitas tangki 60 liter. Di SPBU tersebut, dia mendapati pengisian bensin masih berlangsung meski sudah mencapai 73 liter atau senilai Rp 558 ribu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here