Beritainternusa.com, Jakarta – Polisi masih menyelidiki laporan Jack Boyd Lapian terkait penutupan Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Polisi akan mempelajari kajian teknis yang dibuat oleh Pemprov DKI perihal penataan kawasan Tanah Abang.

“Pemda menyatakan dia mempunyai kajian yang kajian tersebut dijadikan dasar oleh mereka untuk melakukan penutupan. Kita ingin dapatkan kajian itu dan memang kajian itu kita akan coba pelajari,” kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Adi mengatakan Pemprov DKI menutup Jalan Jatibaru itu berdasarkan kajian secara teknis. Pihaknya pun akan memanggil ahli untuk mempelajari kajian tersebut.

“Dia bicaranya bahwa proses penutupan itu mempunyai kajian secara teknis, kita meminta kajian itu yang mana nanti kajian itu kita akan coba tanyakan ke teman-teman ahli bidang transportasi, ahli bidang penataan ruangan,” imbuh dia.

Sekjen Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian sebelumnya melaporkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait penutupan Jalan Jatibaru, Tanah Abang. Jack juga telah dua kali diperiksa oleh polisi terkait laporannya.

Selain Jack, polisi juga telah memeriksa beberapa saksi, di antaranya Wakadishub DKI Sigit Wijatmoko dan Kasubag Peraturan Perundangan Bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup Okie Wibowo. Okie menyatakan Biro Hukum DKI sudah memberi tahu Gubernur Anies bahwa penutupan jalan harus seizin polisi.

“Tentunya ada. Kemarin sudah kami sampaikan ke penyidik. Salah satunya, soal harus ada izin dari kepolisian terlebih dahulu. Itu sudah disampikan Biro Hukum ke gubernur,” ujar Okie kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Senin (12/2).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here