Jogja.beritainternusa.com, Gunungkidul – Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Gunungkidul siap hadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Hal ini disampaikan oleh Kisworo MPd selaku Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul saat ditemui Tribunjogja.com, Kamis (15/3/2018).

“Ada beberapa persiapan yang sudah dilaksanakan yaitu Persiapan Pemantapan Ujian (PPU) untuk siswa serta persiapan sarana dan prasarana,” terangnya.

Selanjutnya Kisworo menjelaskan bahwa PPU yang dilakukan para siswa SMP sudah Computer Base Test (CBT).

“Kami sudah melaksanakan PPU sebanyak 2 kali dan sudah menggunakan CBT, dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) juga melaksanakan PPU sebanyak 4 kali. Dari MKKS Provinsi sebanyak 2 kali MKKS Kabupaten juga sebanyak 2 kali, untuk PPU dari MKKS tidak menggunakan CBT,” terangnya.

Untuk menunjang UNBK Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul akan memberikan bantuan seperangkat komputer di semua sekolah negeri maupun swasta.

“Pihak Gunungkidul akan memberikan bantuan berupa komputer kepada sekolah negeri maupun swasta, untuk total jumlahnya di sekolah negeri 455 unit, sedangkan sekolah swasta sebanyak 155. Dan itu dibagikan sesuai dengan sekolah masing-masing. Bantuan ini menggunakan APBD Gunungkidul,” lanjutnya.

Selain persiapan sarana dan prasarana Kisworo menyebutkan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menyelenggarakan UNBK juga mendapat pendidikan dan latihan (diklat).

“Kami juga sudah memberikan diklat bagi proktor dan operator UNBK. Semua proktor yang ada di sekolah kita panggil untuk diklat, diklat tersebut untuk memberikan penjelasan mengenai bagaimana mekanisme UNBK. Mulai dari mengupload, penanganan ketika jaringan rusak, dan sebagainya. Kami juga sudah mensosialisasikan mengenai UNBK kepada sekolah-sekolah jauh-jauh hari,” jelasnya.

Untuk mengatasi jika ada kendala teknis seperti pemadaman listrik Kisworo mengatakan, dinas telah berkoordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini PLN.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut kami sudah koordinasi dengan PLN, kepala dinas berkoordinasi dengan PLN supaya ketika hari H tidak terjadi pemadaman listrik. Jika terpaksa dilakukan pemadaman kami sudah mengimbau kepada sekolah-sekolah untuk menyediakan genset,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here