Jogja.beritainternusa.com, Gunungkidul – Ditlantas Polda DIY mencatat kurang lebih terdapat sebanyak 1000 pengguna jalan yang ada di DIY melanggar rambu dan tidak mematuhi peraturan lalu lintas. Jumlah ini menjadi gambaran tingkat kepatuhan masyarakat yang masih rendah.

Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Latif Usman, mengatakan, jumlah tilang yang tinggi ini memperlihatkan tingkat kedisplinan masyarakat pengguna jalan di DIY.

“Saat ini rata-rata setiap hari polisi mengeluarkan surat tilang 1000 lembar kepada pengguna jalan. Ini menggambarkan tingkat kedisiplinan masyarakat,” ujar Latif, Senin (5/3/2018) saat kampanye polisi sahabat anakdi GOR Siyono, Playen, Gunungkidul.

Rata-rata penilangan ini akibat pelanggaran terhadap peraturan lalu lintas seperti rambu, garis marka, dan aturan batas kecepatan. Banyak pengguna jalan yang memacu kendaraannya di atas batas kecepatan yang telah diatur.

Dikatakannya, kecepatan pengguna kendaraan di Yogyakarta menjadi sorotan tersendiri, karena penyebab kecelakaan tertinggi.

“Sudah ada aturan terkait batas kecepatan, 60 km perjam, 40 km perjam. Aturan ini yang kerap dilanggar selain rambu dan marka,” tutur Latif.

Latif melanjutkan, pihaknya pun berupaya melakukan tindakan sosialisasi kepada masyarakat. Seperti upaya Preventif dan Edukatif, seperti pemasangan rambu dan sosialisasi.

Budaya tertib lalulintas terus diupayakan sejak dini, salah satunya menggandeng sekolah tingkat taman kanak-kanak, dengan menggelar berbagai lomba seperti menggambar, hingga kampanye tertib lalulintas kepada anak.

“Seperti ini (Kampanye Polisi Sahabat anak) dimaksudkan untuk menanamkan kedisiplinan usia dini, karena paling mudah diterapkan anak-anak,”ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua TK Kumala Bayangkari, Utik Budi menambahkan, dengan pengenalan sejak dini diharapkan 20 tahun mendatang, anak-anak tersebut bisa menjadi pelopor keselamatan lalu lintas.

“Dengan acara ini anak-anak kedepan lebih disiplin dalam berlalu lintas, sehingga menjadi pelopor bagi dirinya sendiri dan orang disekitarnya,”ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here