Pangkostrad Letjen Agus Kriswanto

 

Beritainternusa.com, Jakarta – Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) hari ini mengadakan acara syukuran HUT ke-57. Pangkostrad Letjen Agus Kriswanto meminta agar para pasukannya tidak mencoreng nama Kostrad dengan berbuat penganiyaan kepada rakyat.

“TNI harus bisa jadi pelopor. Program angkatan memang menyatukan rakyat jadi jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat itu ada di sumpah kita,” kata Letjen Agus di Lapangan Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (6/3/2018).

Letjen Agus mengingatkan agar para prajurit TNI khususnya Kostrad tidak melakukan penganiayaan kepada masyarakat dan tidak melukai hati masyarakat. Letjen Agus mengatakan saat ini tercatat paling terakhir ada pelanggaran yang dilakukan prajurit Kostrad yaitu penganiayaan kepada masyarakat.

“Dan pada hari ini tercatat paling terakhir ada suatu pelanggaran yang sangat mencemarkan nama Kostrad yaitu penganiayaan terhadap rakyat hanya (karena) sekadar mengantar istri ke stasiun tapi tidak boleh masuk,” ujar Letjen Agus.

Letjen Agus tidak menjelaskan secara rinci masalah itu. Kendati demikian Ia terus mewanti-wanti agar para prajurit Kostrad tidak berbuat seperti itu.

“Profesional adalah tugas pokok kita sebagai prajurit Kostrad berdasarkan Pancasila. Kita harus terbuka jangan tertutup karena media sudah bisa membongkar semuanya. Medsos sudah luar biasa tapi kita juga engga usah takut karena kita harus bisa mempertanggungjawabkan apa yang diberitakan,” ujar Letjen Agus.

Dalam sambutannya, Letjen Agus juga memberikan semangat kepada pasukannya. Ia mengajak pasukan merenung dan mengingat kembali sumpah prajurit agar ke depan semakin mantap dalam melaksanakan tugas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here