Sejumlah peralatan yang akan dikirim ke Brebes.

 

Beritainternusa.com, Brebes – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menerjunkan tim tanggap darurat ke lokasi longsor di Pasirpanjang, Kecamatan Salem, Brebes, Jawa Tengah. Tim tersebut diturunkan untuk memeriksa kondisi longsor di tempat itu.

“Brebes itu, kita tim Badan Geologi sudah di lapangan, untuk mencari lagi indikasi-indikasi longsoran,” kata Kepala Badan Geologi Kementrian ESDM, Rudy Suhendar kepada wartawan di Gedung Magister Manajemen (MM)Universitas Gadjah Mada (UGM), Jumat (23/2/2018).

Tim tanggap darurat dari Badan Geologi tersebut diterjunkan tadi pagi. Berdasarkan hasil telah sementara dari tim tersebut, wilayah yang terkena longsor di Kecamatan Salem memang masuk kawasan rawan longsor.

“Hasil (sementara) kita adalah itu zona merah, (berpotensi longsor) sedang atau tinggi,” paparnya.

Karena masuk zona merah, lanjut Rudy, bila turun hujan lebat dipastikan di daerah tersebut akan terjadi longsor. Oleh sebab itu, pihaknya menerjunkan tim tanggap darurat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Untuk menghindari longsor susulan makanya diturunkan tim tanggap darurat dari Badan Geologi untuk melihat, memeriksa lagi indikasi-indikasinya,” ungkapnya.

Polda Jawa Tengah memberikan bala bantuan ke lokasi longsor di Brebes. Perahu karet juga dikerahkan karena ada bencana banjir di sana.

Bantuan untuk Polres Brebes berasal dari Polda Jateng dan Polres sekitar seperti Pemalang, Pekalongan Kota dan Kabupaten serta Kendal. Untuk bencana longsor di Kecamatan Salem, Brebes, Polda Jateng hari Kamis (22/2) kemarin memberangkatkan 30 personel Brimob berkualifikasi SAR.

“Unit K9 Direktorat Sabhara terdiri dari 2 anjing pelacak mayat dan 4 pawang. Dari Polres Pemalang, Pekalongan Kota, Pekalongan Kabupaten masing-masing 30 anggota Sabhara. Ada Biddokes Polda dan tim DVI,” kata Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Jateng AKBP Guki saat ditemui detikcom di kantornya, Jumat (23/2/2018).

Sedangkan hari ini sesuai arahan Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono, kembali diberangkatkan personel dengan rincian 40 personel Satbrimobda Jateng, 30 personel Sabhara Polres Batang, 30 personel Polres Kendal, dan Direktorat Sabhara Polda Jateng 22 personel.

“Direktorat Sabhara membawa 4 perahu karet, 2 kano, 2 kayak, dan 3 unit truk SAR,” lanjut Guki.

Pemberangkatan personel hari ini dimaksudkan membantu Polres Brebes untuk menangani korban banjir akibat tanggul sungai Cisanggarung yang jebol.

“Kegiatan selama 6 hari dari hari ini sampai 28 Februari 2018,” tutup Guki.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here