Jogja.beritainternusa.com, Gunungkidul – Prabu Browijoyo V bersama pengawalnya kala itu sempat melarikan diri dari  kejaran   Pasukan Demak yang di pimpin oleh Raden Patah hingga akhirnya pelarian itu sampai di Gunungkidul tak heran  banyak  petilasan Prabu Browijoyo, hingga kini masyarakat mencari jejak yang di laluinya. Seperti halnya di Desa Planjan Kec.Saptosari Kab. Gunungkidul di temukan tempat istirahat serta tempat mandi Prabu Browijoyo V beserta pengawalnya. Rabu (21/02/2018)

Di temukanya sendang Madirdo berawal dari Romo Wijoyo asal Lawu Jawa Timur mengklaim bahwa di Desa Planjan terdapat Sendang yang dulu pernah di pakai Prabu Browijoyo V untuk mandi. Setelah sekian lama masyarakat belum tahu di mana letak sendang itu berada. Seiring waktu yang berjalan akhirnya sendang itu di temukan juga  di perbatasan Dusun Sengeran ( Planjan ) dan Dusun Ngresik (Kanigoro). Untuk menuju Sendang   Jarak tempuh  dari  Balai Desa Planjan ± 3 km.

Kaur Umum Desa Planjan Sukardiyan  saat di konfirmasi mengenai Sendang Madirdo mengatakan,” Memang di sini ada petilasan Prabu Browijoyo berupa Sendang Madirdo konon saat dalam pelarianya  ada Versi yangmenyebutkan  kalau Prabu Browijoyo mati obong di Pantai Ngobaran karena terdesak dalam pelarianya namun yang di obong ( di bakar ) bukan dirinya, habis dari Pantai  Ngobaran Prabu Browijoyo V melanjutkan perjalanan menuju Gunung Lawu, Namun dalam perjalanan, sempat singgah dan mandi di Sendang Madirdo  yang letaknya di dalam Goa setelah itu Prabu Browijoyo Moksa di Gunung Lawu “,Jelasnya

Pewarta            : Supriyanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here