Beritainternusa.com, Gunungkidul – Hadirnya tempat wisata extrim  jembatan kaca di pantai nguluran Giri Karto, menjadi pembicaraan bagi pengunjung dan masyarakat Girikarto .

Pasalnya pantai Nguluran sekarang dipagar oleh “investor” akses jalan menuju pantai Nguluran yang biasanya di lewatin masyarakat untuk mencari rumput, dan para pemancing atau nelayan tradisional, kini tidak bisa lagi dilalui.

pagar tembok yang membatasi masuk pantai nguluran
pagar tembok yang membatasi masuk pantai nguluran

Pagar melingkar sampai kebibir tebing pantai nguluran benar- benar membuat warga setempat tidak bisa lagi melihat keindahan pantai tersebut.

Secara keseluruhan masyarakat kagum akan hadirnya jembatan Kaca yang menjulang kelaut,  tapi penutupan akses jalan itulah yang menjadi permasalahan bagi warga setempat, mau lihat pantainya sendiri kog ga bisa harus melewati bangunan orang lain, ucap salah seorang pengunjung yang tidak mau disebut namanya.

jem2

Pemerintah desa hendaknya bertindak secara serius untuk menanggulangi hal-hal tersebut, karena diduga pembangunan yang cukup extrim itu tidak memiliki izin .

dikawatirkan kontruksi tidak menjamin keamanan bagi para pengunjung, jika semua sampai terjadi siapa yang bertanggung jawab ?

Jembatan kaca Pantai Nguluran dipinngir tebing pantai Nguluran
Jembatan kaca Pantai Nguluran dipinngir tebing pantai Nguluran

Anggota Dewan Propinsi DIY Slamet S.pd. MM , seharusnya lahan itu tidak dipagar memutar , sehingga tidak mengganggun akses para pengunjung khususnya warga masyrakat setempat. Ungkapnya “

tampak suasana dalam beteng pantai Nguluran
tampak suasana dalam beteng pantai Nguluran

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here