Komisi III DPR dan KPK Rapat Bareng

 

Beritainternusa.com, Jakarta – Komisi III DPR menggelar rapat dengar pendapat (RDP) lanjutan dengan KPK. Dalam rapat, anggota Komisi III DPR meminta KPK tak banyak mengomentari hal-hal tak penting.

Hal itu diungkapkan ketika anggota Komisi III Masinton Pasaribu sedang memberikan pernyataan saat rapat. Masinton mengomentari pernyataan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif soal UU MD3 yang dianggap inkonstitusional.

“Saya minta Pak Laode jelaskan nanti ya,” ujar Masinton dalam rapat di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Masih dalam rapat, anggota Komisi III F-Golkar Agun Gunandjar Sudarsa menyebut KPK mesti mengedepankan sinergitas dalam pemberantasan korupsi. Dia ingin KPK fokus akan hal itu. Dia pun mengatakan setuju dengan pernyataan Masinton dan meminta KPK tak terlalu banyak berkomentar hal kecil atau mikro.

“Tidak perlu KPK mendominasi hal-hal yang sifatnya mikro-mikro, mengomentari a, b, c, d, tapi bawalah bangsa dan negara kami Indonesia ke arah kita bisa bersatu, bersama membawa Indonesia ke arah yang lebih baik,” kata Agun.

Menurut Agun, agar Indonesia bebas korupsi, sistem pencegahan mesti dikedepankan. Agun ingin KPK meningkatkan sinergitas dengan semua pihak terkait agar pencegahan korupsi dapat efektif.

“Artinya sistem pencegahan pemberantasan korupsi koor utama. Semua bersinergi menjalankan sistem pencegahan dan pemberantasan korupsi yang KPK jadi leading,” tutur Agun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here