Beritainternusa.com

 

Beritainternusa.com, Makassar – Banjir melanda kawasan Kelurahan Tamanggapa, Kecamatan Manggala, Makassar. Ada 150 santri memilih tetap bertahan di asrama meskipun dikepung banjir.

Pengurus Pesantren Hafidz Qur’an, Munawwir, mengatakan para santri memilih tetap bertahan di lantai 2 hingga lantai 2 pesantren.

“Kami tetap bertahan dulu karena ada gedung kami lantai 2 dan 3 untuk para santri. Walaupun kami juga khawatir kalau ketinggian air terus naik,” kata Munawwir ditemui di lokasi banjir, Jalan Rahmatullah Raya, Kelurahan Tamanggapa, Kecamatan Manggala, Makassar, Sabtu (10/2/2018).

Menurut dia, pesantren putri terendam banjir akibat intensitas hujan yang cukup tinggi beberapa pekan terakhir di Makassar. Selain itu, banjir diakibatkan sungai dan waduk yang meluap.

“Ini sudah beberapa pekan hujan terus makanya pesantren kami terendam,” paparnya.

Para santri tetap beraktivitas. Mereka juga mengenakan perahu bambu untuk menyusuri banjir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here