Jogja.beritainternusa.com, Gunungkidul – Sungguh tak menyangka peredaran narkoba justru dari dalam lembaga pemasyarakatan oleh seorang oknum narapidana.Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady di dampingi  kasat Resnarkoba AKP Riko Sanjaya Selasa ( 06/02/2018 )  mengatakan,” Ungkap Kasus pertama pada 1 januari 2018 saat itu dalam penggerebekan di Desa Ngawen polisi berhasil mengamankan DPS ( 19 ) warga Desa Ngawen petugas berhasil menyita barang bukti 1 plastik isi sabu seberat 0,18 gram DPS terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara “.Jelasnya.

Kapolres Gunungkidul menambahkan apabila Dari penangkapan DPS petugas memperoleh informasi bahwa barang tersebut di peroleh dari DT ( 26 ) warga Kartosuro Kabupaten Sukoharjo. Namun tak lama kemudian DT pun berhasil di bekuk oleh aparat keamanan dengan barang bukti kristal di duga sabu seberat 0,36 gram.Sementara DT sabu di peroleh dari RS saat penelusuran ternyata RS saat ini tengah menjalani hukuman di lapas Sukoharjo.

Kasat Resnarkoba AKP Riko Sanjaya mengatakan,” Kalau RS merupakan residivis lantaran kasus narkoba saat ini,Polres Gunungkidul masih terus koordinasi dengan jaksa maupun instansi lainya guna melakukan pemeriksaan terhadap RS,nantinya kita akan kesana melakukan pemeriksaan dan saat ini kita sedang berkomunikasi dengan pihak -pihak terkait  “.Pungkasnya.

Pewarta               : Supriyanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here