Jogja.beritainternusa.com, Gunungkidul – Jatah Dana Desa untuk Kabupaten Gunungkidul tahun 2018 ini kembali dikurangi. Jika semula dana desa yang diberikan tahun ini sebesar Rp 188 miliar, kini turun menjadi Rp 117 miliar. Padahal, tahun 2017 lalu dana desa yang diberikan capai Rp 132 miliar. Seperti yang dikatakan oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat DP3AKBPMD Gunungkidul, Subiyantoro. Dia menuturkan, dana desa yang diterima tahun 2018 adalah sebanyak Rp 117 miliar. Selisih Rp 1 miliar dari yang dijanjikan oleh pemerintah.

Hal ini akibat perubahan regulasi yang mengatur dana desa yakni Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) nomor 226/PMK.07/2017 tentang Perubahan Rincian Dana Desa Menurut Daerah Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2018.

“Tahun ini kita mendapatkan Rp 117 miliar, hal itu akibat perubahan regulasi yang mengatur dana desa,” ujar Subiyantoro, Minggu (4/2/2018).

Subiyantoro mengatakan, pencairan dana desa pun diubah menjadi tiga tahap, setelah sebelumnya hanya dua kali saja. Tahap pertama, pencairan sebesar 20 persen dan sebanyak 40 persen pada pencairan kedua dan ketiga.

“Tahap pertama akan disalurkan paling cepat pada bulan Januari. Untuk tahap kedua pada bulan Maret dan tahap ketiga pada bulan Juli,” ujarnya.

Kendati terjadi penurunan, pihaknya pun meminta kepada pemerintah desa di Kabupaten Gunungkidul agar dapat mengoptimalkan dana desa yang sudah ada.

“Desa kami minta tetap jalankan program seperti biasanya. Pemerintah desa dapat mengalokasikan kepada program yang prioritas terlebih dahulu,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here