Para sopir taksi online mulai berdatangan ke kawasan parkir IRTI Monumen Nasional (Monas).

 

Beritainternusa.com, Jakarta – Sopir taksi online yang mengikuti unjuk rasa mulai memadati kawasan IRTI Monumen Nasional (Monas). Lantaran kendaraan minibus yang cukup banyak, bahu Jalan Medan Merdeka Selatan yang berada di Depan Balai Kota Jakarta dan sebaliknya pun disulap jadi lahan parkir sementara.

Pantauan wartawan, Senin (29/1/2018) siang, berbagai jenis minibus pelat hitam memakan jalur setara dua mobil di bahu jalan sebelah pedestrian. Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) pun sibuk mengimbau agar para sopir taksi online memarkir mobilnya lurus hingga kawasan Stasiun Gambir.

“Jangan sampai tiga, dua mobil saja silakan sampai ke Gambir sana masih panjang, boleh,” ujar petugas Dishub melalui pengeras suara.

Para pengunjuk rasa mulai bersiap untuk bergerak ke Gedung Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jalan Merdeka Barat. Hanya saja, hingga pukul 11.30 WIB, para orator masih sibuk mengkondisikan massa agar mengikuti instruksi.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 terkait taksi online, tetap berlaku mulai 1 Februari 2018. Namun begitu, para sopir taksi online menggelar demo menolak aturan tersebut.

Budi mengungkapkan, aturan ini akan tetap dijalankan dan berlaku sesuai dengan apa yang telah ditetapkan. Selain itu, Kementerian Perhubungan bersama pihak terkait tetap akan melakukan langkah-langkah persuasif terhadap penolakan tersebut.

“(Aturan) Harus jalan, bahwasanya usaha persuasif akan kita lakukan,” ujar dia di Kantor BMKG, Jakarta, Jumat 26 Januari 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here