Foto: Dok. Dinas PKP DKI Jakarta

 

Beritainternusa.com, Jakarta – Kebakaran di Krukut, Tamansari, Jakarta Barat dalam proses pendinginan. Sampai saat ini, 36 unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

“Untuk saat ini, diturunkan 36 unit. Itu dari Dinas PKP, Sudin Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Utara,” kata petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP), Arif, Sabtu (27/1/2018) pukul 06.00 WIB.

Sebelumnya, kebakaran itu terjadi pada pukul 02.30 WIB. Belum diketahui taksira kerugian serta jumlah bangunan yang terbakar. Kebakaran ini terjadi di Jalan Keutamaan Krukut Lio RT 011/003, Krukut, Tamansari, Jakarta Barat.

Kebakaran di Krukut, Tamansari Jakarta Barat sudah mulai padam, atau pendinginan. Kejadian itu mengakibatkan banyak rumah hangus terbakar.

“Untuk jumlah pastinya belum terdata, karena itu kawasan padat penduduk. Tapi kejadian ini menghanguskan 10 RT, dari RT 07 sampai RT 16,” ucap Kapolsek Tamansari, AKBP Erick Fredrick, saat dihubungi, Sabtu (27/1/2018).

Sampai saat ini, polisi bersama pemadam kebakaran masih berada di lokasi. Mereka mengevakuasi dan membantu korban yang ada di sana.

“Untuk saat ini, polisi termasuk Kapolsek Tamansari masih berada di sana untuk membantu masyarakat yang terdampak,” ucap Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi, saat dikonfirmasi terpisah.

Kejadian ini terjadi pada pukul 02.30 WIB di Jalan Talib II dan Jalan Talib III, Krukut, Tamansari Jakarta Barat. Sebanyak 36 unit pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi.

Belum diketahui penyebab kebakaran dan taksiran kerugian dari kejadian ini. Polisi mengamankan satu orang yang rumahnya pertama kali terbakar sebagai saksi.

Kebakakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di Krukut, Tamansari, Jakarta Barat. Diperkirakan sekitar 2.400 jiwa mengungsi.

“Yang terdampak kebakaran itu ada sekitar 600 KK (Kepala Keluarga), jadi kemungkinan yang mengungsi itu sebanyak 2.400 jiwa. Untuk data pasti kita belum ada, karena nungggu tiga jam setelah pendingian,” kata Camat Tamansari Firman Ibrahim, saat dihubungi detikcom, Sabtu (27/1/2018).

Pihak pemerintah daerah telah menyiapkan tenda untuk pengungsian. Selain itu, keperluan dapur umum dan mobil MCK (mandi, cuci, kakus) pun disiapkan.

“Kita bangun tenda di depan Pos RW 03, kita pusatkan di sana. Kita bangun tenda dengan kapasitas sekitar 1.000 orang,” ucap Firman.

Kebakaran ini menghanguskan permukiman di 10 rukun tetangga (RT), dengan luas wilayah yang terdampak sekitar 3.500 meter persegi. Diperkirakan ada sekitar 200 rumah yang terbakar.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Dinas Pemadam kebakaran mengerahkan 38 unit mobil pemadam kebakaran.

“Saat ini masih dalam proses pemadaman, masih terlihat asap di lokasi,” ucap Kasiop Sudin PKP Jakbar, Rompis, saat dihubungi terpisah.

Anggota pemadam kebakaran masih di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam.

“Kita masih memastikan sampai api benar-benar padam. Kita tidak mau ambil resiko setelah ini menyala kembali,” ucap Rompis.

Sebelumnya diberitakan, ada sebanyak 5 orang yang mengalami luka. Belum diketahui penyebab kebakaran ini. Seorang warga tengah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian terkait peristiwa ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here