ilustrasi

 

Beritainternusa.com, Bekasi – Demo massa ormas di Bekasi berujung ricuh. Empat orang terluka akibat terkena lemparan benda.

Awalnya, ada massa ormas yang berdemo di depan kompleks Pemerintahan Kota Bekasi terkait dugaan pungutan liar. Demo itu jadi ricuh karena datang kelompok massa lain.

“Awalnya massa ini aman, tapi ketika ada massa yang pro, jadi terprovokasi,” kata Kapolresta Bekasi Kombes Indarto saat dihubungi, Kamis (25/1/2018).

Kedua kelompok massa itu kemudian saling melempar. Akibatnya, dua orang dari massa dan dua petugas Satpol PP yang mencoba meredakan kericuhan itu bersama polisi mengalami luka.

“Ada ormas satu mendemo pemda, satu lagi pro-pemda, lalu mereka saling lempar. Kita tadi berusaha membubarkan. Satu kelompok massa kita dorong, kita lokalisir ke pemkot, satu lagi kita dorong untuk bubar,” ujarnya.

Empat orang yang terluka itu sudah dirawat di rumah sakit. Polisi belum tahu dari mana awal lemparan.

“Luka kena lemparan, kepala berdarah,” tuturnya.

Saat ini situasi di lokasi sudah kondusif. Arus lalu lintas juga sudah lancar kembali.

“Saat ini sudah lancar, tapi masih ada massa yang mengelompok, sedang kita bujuk untuk pulang. Ini sambil kita jalan melakukan penindakan hukum,” ujarnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here