Polisi gerebek Kampung Ambon Jakbar

 

Beritainternusa.com, Jakarta – Polisi menyita 18 kg bahan diduga untuk membuat sabu dan menangkap 6 orang saat menggerebek Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat. Tapi ada sejumlah orang yang berhasil kabur karena memantau pergerakan polisi dari CCTV.

“Ini mereka ada yang kabur karena ada CCTV,” kata Kapolsek Cengkareng Kompol Agung Budilaksono kepada wartawan di Kampung Ambon, Jl Akik, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (24/1/2018).

Dijelaskan Agung, sejumlah pelaku memantau kedatangan polisi lewat CCTV tersebut sehingga berhasil kabur. Satu set CCTV tersebut sudah disita.

Berbagai barang bukti yang berhasil didapat kini dijejerkan di atas meja. Polisi masih melakukan pendataan sebelum merilis kasus ini.

Tampak ada 18 kg bahan untuk membuat sabu dan 1 pucuk pistol dan sejumlah peluru. Selain itu, ada pula uang tunai Rp 34 juta pecahan lima puluh ribu dan seratus ribu rupiah. Lalu ada TV, laptop, senjata tajam, handphone, buku tabungan dan lainnya.

Ada 6 orang yang berhasil ditangkap polisi dalam penggerebekan ini. Masing-masing 2 orang perempuan dan 4 orang laki-laki.

Penggerebekan dilakukan pagi tadi pukul 09.15 WIB. Ada 6 rumah di sejumlah titik yang digeledah. Keenam rumah tersebut disinyalir menjadi sarang narkoba dan diintai polisi kurang lebih 2 minggu lalu sebelum dilakukan penggerebekan.

Penggeledahan yang berlangsung sekitar 2 jam ini dilakukan oleh 97 personel gabungan. Personel dari Polsek Cengkareng dibantu Polres Jakarta Barat, dan Brimob Polda Metro Jaya.Polisi mengatakan, ada 1 orang tersangka yang berhasil kabur saat Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, digerebek. Polisi meminta tersangka segera menyerahkan diri.

“Kebetulan kita adakan penggeledahan tadi salah satu tersangkanya kabur,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi dalam jumpa pers di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (24/1/2018).

Diketahui ada 6 rumah yang digeledah aparat gabungan dari Polsek Cengkareng dibantu Polres Jakarta Barat, Brimob Polda Metro Jaya serta pihak TNI. Pelaku yang berhasil kabur diduga memantau pergerakan polisi dari CCTV.

“Dan kita selidiki ternyata di dalam rumah itu sudah disiapkan jalur lolosnya,” ujar Hengki.

Hengki menyatakan, dari lokasi ada 6 orang tersangka yang berhasil ditangkap. Dua orang perempuan dan sisanya laki-laki. Hengki meminta tersangka yang kabur segera menyerahkan diri.

“Jadi kami imbau yang melarikan diri segera menyerahkan diri. Kita akan tindak tegas jika lakukan perlawanan, tidak ada toleransi,” tegasnya.

Dalam penggerebekan ini, empat dari enam rumah yang digeledah polisi, disita sejumlah barang bukti. Di antaranya 18 kg diduga bahan untuk membuat narkoba, sabu kurang lebih 110 gram, ekstasi dan uang tunai.

Selain itu polisi juga menyita uang tunai Rp 34 juta, sejumlah buku tabungan, handphone, senjata tajam dan satu pucuk senjata api beserta sejumlah peluru.

“Ini sedang kita dalami ini salah satu senjata api dan amunisinya,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here