Beritainternusa.com, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menutup tahun 2017 dan membuka tahun 2018 dengan menyelesaikan Angkutan Natal & Tahun Baru dengan mengangkut 4,85 juta penumpang. Selain itu, KAI kembali dapat melaksanakan hajatan besar tahunan ini dengan predikat zero accident yang artinya operasional kereta api berjalan selamat, aman, lancar, dan terkendali.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pengguna jasa kereta api, pemerintah melalui Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, TNI, POLRI, serta anggota komunitas pencinta KA yang telah mendukung operasional kereta api pada masa angkutan Nataru 2017/2018 sehingga berjalan selamat, aman, dan lancar,” ujar Direktur Utama KAI Edi Sukmoro dalam keterangan tertulis, Kamis (11/1/2018).

Sepanjang tahun 2017, KAI telah menghadirkan berbagai perubahan pada layanan angkutan penumpangnya. Di antaranya, KAI telah melengkapi seat penumpang dengan informasi dan panduan keselamatan saat perjalanan.

KAI juga telah memasang CCTV di beberapa rangkaian KA untuk mendukung keamanan dan kenyamanan penumpang dalam perjalanan KA. Selain itu, di beberapa KA baru sudah diterapkan ‘night mode’ yakni dimana lampu dalam kereta akan diredupkan saat perjalanan malam hari.

Namun, KAI juga sudah menyediakan fasilitas lampu baca jika penumpang tetap ingin beraktivitas seperti membaca. Namun, selain itu ada lagi beberapa perubahan lain yang sudah dilakukan KAI untuk meningkatkan layanan penumpangnya, apa saja?

Pada 12 Februari 2017, KAI telah menetapkan aturan baru bagi penumpang yang sedang mengandung. Bagi penumpang ibu hamil diperbolehkan melakukan perjalanan kereta api dengan usia kandungan 14-28 minggu.

Sedangkan jika usia kandungan di luar dari 14-28 minggu, penumpang yang mengandung tersebut wajib melampirkan surat keterangan dari dokter kandungan. Pada 22 April 2017, KAI meresmikan Anggrek Executive Lounge di Stasiun Tugu, Yogyakarta.

Anggrek Executive Lounge merupakan ruang tunggu VIP yang dilengkapi dengan fasilitas berupa wifi, snack, serta makan dan minum dengan sistem all you can eat, ruang merokok, ruang tunggu VVIP, mushala, dan toilet untuk memberikan kenyamanan yang lebih kepada penumpang KA. Masih di bulan yang sama, PT KAI juga meresmikan Gerai Pojok UMKM di Stasiun Gambir, Jakarta yang kemudian berlanjut di beberapa stasiun di wilayah KAI lainnya.

Selain untuk memudahkan penumpang dalam memenuhi kebutuhannya seperti makanan, minuman, dan layanan lainnya, gerai ini juga membantu masyarakat pelaku UMKM untuk memasarkan hasil produksinya tapi yang terutama

Selanjutnya, pada masa Angkutan Lebaran 2017 lalu, KAI meluncurkan Kereta Ekonomi Premium. KA-KA Ekonomi Premium ini terdiri atas delapan kereta dengan kapasitas masing-masing 80 tempat duduk dan dua unit kereta premium untuk penumpang difabel, berkapasitas 64 tempat duduk di tiap kereta, sehingga kapasitas dalam setiap satu kali perjalanan adalah 768 seat.

Selain itu, tempat duduknya sudah reclining, tersedia 4 TV di tiap kereta, dan interior kereta makan dengan desain mini bar.

Selaras dengan kemajuan teknologi informasi, KAI melaunching All New KAI Access dan tampilan baru website kai.id pada 28 September 2017. website kai.id, selain tampilan yang baru, KAI Access terbaru ini juga dilengkapi dengan menu ‘Train’ untuk pemesanan tiket dan menu ‘Meals’ yakni fitur layanan pesan preorder menu makanan restorasi KA.

Ke depan akan dilengkapi dengan ‘e-Moda’ yaitu fitur layanan tambahan preorder jasa antar ke stasiun maupun jemput di stasiun menggunakan moda transportasi lainnya dan ‘Porter’ yakni fitur layanan tambahan preorder jasa angkut barang/bagasi oleh petugas porter stasiun.

Menariknya, masih terdapat fitur-fitur pendukung seperti:

– My Trips
Riwayat pemesanan tiket kereta

– Deals
Berisi info promo-promo menarik terkait kereta api

– Remind Me
Fitur pengingat perjalanan yang dapat diatur setting waktu (10-60 menit) sebelum keberangkatan KA

– Location
Fitur untuk mengetahui lokasi terkini dari kereta yang dinaiki oleh penumpang

– e-Magazine
Majalah elektronik yang berisi berita seputar KA untuk dapat menemani perjalanan penumpang

– Chat with Loko
Si Loko hadir untuk menemani Anda sebagai assistant pribadi penumpang

Selanjutnya, KAI secara resmi merilis e-boarding pass melalui aplikasi KAI Access versi terbaru pada 2 Oktober 2017. Boarding pass elektronik ini membuat proses pelayanan penumpang di stasiun keberangkatan menjadi makin praktis.

Setiap penumpang KA yang ingin menggunakan fasilitas ini wajib mengunduh aplikasi KAI Access terlebih dahulu di smartphone dan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi tersebut.

“Kini penumpang tidak perlu antri check-in dan cetak boarding pass di counter. Penumpang cukup melakukan scan barcode boarding pass pada aplikasi KAI Access di smartphone penumpang saat pemeriksaan boarding gate dengan tetap menunjukkan kartu identitas yang sesuai dengan data pada tiket,” jelas Edi Sukmoro.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here