Kasubdit I Ditresnarkoba Jean Calvijn Simanjuntak (kiri) dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono .

 

Beritainternusa.com, Jakarta – Polisi bakal melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap artis cantik Jennifer Dunn (Jedun) yang ditangkap terkait kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu. Pengakuan Jedun akan dikonfrontir dengan FS (40) selaku pemasok sabu-sabu itu.

“FS baru kami bawa dari RS, baru kami BAP juga. Jadi kemungkinan hari ini atau besok kami konfrontir dengan Jedun,” ujar Kasubdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Jean Calvijn Simanjuntak kepada wartawan, Sabtu (6/1/2018).

Diketahui, kasus narkoba Jennifer Dunn terungkap setelah polisi sebelumnya menangkap FS (40). FS sempat dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati karena mengalami patah kaki setelah mencoba kabur dari kejaran polisi dengan cara melompati pagar rumahnya.

Penangkapan FS sendiri berawal dari laporan masyarakat yang curiga dengan kediaman FS kerap digunakan untuk penyalahgunaan narkoba. Dari pemeriksaan awal tersangka FS mengaku sudah 10 kali memasok sabu-sabu kepada Jennifer Dunn.

Tapi, pengakuan dari Jennifer Dunn berbeda. Dia mengaku baru tiga kali memesan barang haram tersebut dari FS. Untuk itu, polisi akan mengkonfrontir pengakuan kedua tersangka narkoba tersebut.

Kepada polisi FS mengaku baru setahun belakangan ini mengedarkan sabu-sabu. Namun polisi masih mendalami apakah FS sudah mengedarkan sabu-sabu ke kalangan artis selain pada Jedun. “JD beli itu (sabu-sabu) ke FS seharga Rp850 ribu. Dalam distribusinya itu FS ini dibantu oleh temannya (BL yang jadi DPO),” tuturnya.
Adapun sabu-sabu itu berasal dari K yang kini menjadi DPO kepolisian. Polisi juga tengah berupaya mengungkap keberadaan K. Sejauh ini polisi belum bisa memastikan apakah K ini pemain lama dan mengedarkan narkoba pula ke kalangan artis lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here