Foto: Istimewa

 

Beritainternusa.com, Mojokerto – Seorang pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Mojokerto, Ngadani ditemukan tak bernyawa di sawah Desa Banjarsari, Jetis. Pria asal Dusun Kalimati, Desa Mojodadi, Kemlagi ini mengalami luka parah di bagian wajah.

Mayat korban pertama kali ditemukan warga yang akan ke pasar sekitar pukul 03.00 WIB. Warga pun mengira Ngadani menjadi korban kecelakaan. Pasalnya, di lokasi juga ditemukan sepeda motor Honda GL Win plat merah nopol L 2255 GP yang dikendarai korban.

Namun, kondisi Ngadani cukup memprihatinkan. Jasadnya ditemukan dalam posisi miring memakai jaket dan celana jeans hitam. Sementara wajahnya mengalami luka parah dan penuh darah.

“Untuk sementara tak ada dugaan kecelakaan. Karena jarak antara motor, helm dan tubuh korban berjauhan. Saat ini anggota masih melakukan lidik bersama reskrim,” kata Kasat Lantas Polresta Mojokerto AKP Edwin Nathanael saat dihubungi wartawan, Kamis (4/1/2018).

Kanit Laka Sat Lantas Polresta Mojokerto Ipda Karen menambahkan, hasil pengecekan terhadap sepeda motor yang dikendarai korban, tak ditemukan bekas goresan bekas kecelakaan.

“Korban mengalami pendarahan di wajah, analisa kami dengan posisi tubuhnya di sawah, kecil kemungkinan akibat kecelakaan,” ujarnya.

Hingga pukul 16.00 WIB, lanjut Karen, pihaknya masih melakukan olah TKP untuk mengumpulkan barang bukti. Sementara jasad korban telah dievakuasi ke RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo untuk diautopsi.

“Untuk kejelasannya kami masih menunggu hasil autopsi,” tegasnya.

Kanit Reskrim Polsek Jetis AKP Amat belum bisa memastikan Ngadani menjadi korban kecelakaan atau pembunuhan. Senada dengan Satuan Lalu Lintas, dia memastikan sepeda motor yang dikendarai korban dalam kondisi utuh.

“Kami belum tahu, belum bisa memastikan itu kecelakaan atau pembunuhan. Harus menunggu hasil autopsi,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here