Foto: Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto

 

Beritainternusa.com, Jakarta – Operasi Lilin Jaya 2017 telah berakhir pada 1 Januari 2018 lalu. Selama 10 hari operasi, angka pelanggaran lalu lintas di wilayah Jakarta dan sekitarnya meningkat 5 persen.

“Selama Operasi Lilin berjalan mulai tanggal 23 Desember 2017 sampai dengan 1 Januari 2018, terjadi tren peningkatan pelanggaran sebanyak 5 % dibandingkan dengan Operasi Lilin 2016,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, Rabu (3/1/2018).

Selama 10 hari operasi, terdapat pelanggaran sebanyak 1.239 kasus. Sedangkan selama Operasi Lilin 2016 dalam periode yang sama, tercatat jumlah pelanggaran lalu lintas mencapai 1.183 kasus.

Untuk jenis kendaraan yang melakukan pelanggaran, sepeda motor masih di peringkat pertama. Di tahun 2017, pelanggaran motor mencapai 892 kasus, meningkat 20 persen dibanding operasi tahun sebelumnya yang mencapai 743 kasus.

Sementara pelanggaran mobil penumpang mengalami penurunan sebesar 33 persen. Tahun 2017, pelanggaran mobil penumpang mencapai 244 kasus, sedangkan di tahun sebelumnya mencapai 365 kasus.

“Kemudian untuk mobil barang, pelanggaran naik 12 persen, di mana tahun 2017 mencapai 65 kasus dan di tahun 2018 mencapai 58 kasus,” imbuhnya.

Sementara pelanggaran kendaraan mini bus mengalami kenaikan 12 persen. Tahun 2017 mencapai 37 kasus dan di tahun 2016 mencapai 17 kasus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here