Ilustrasi

 

Beritainternusa.com, Serang – Gubernur Wahidin Halim hari ini menyatakan Banten Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah difteri. Penetapan ini menurutnya berlaku bahkan semenjak ada korban difteri di daerahnya.

“Sudah-sudah, kan masing-masing Puskesmas sudah vaksinasi, rumah sakit sudah melayani,” kata Wahidin Halim kepada wartawan di Alun-alun Barat Kota Serang, Banten, Jumat (15/12/2017).

Menurutnya, persoalan penetapan KLB bukan hanya persoalan penandatangan Surat Keputusan. Tindakan Pemda memberikan vaksinasi serentak terhadap penyebaran wabah difteri itu bisa dikatakan respons terhadap wabah ini.

“Jangan cuma persoalan SK, sejak Senin (11/12) memang sudah ada respons terhadap KLB,” ujarnya.

Pihaknya sudah bisa mengeluarkan dana tak terduga untuk membantu penanggulangan wabah diteri di Banten. Masing-masing kabupaten dan kota pun menurutnya sudah bisa menyiapkan dana tak terduga tersebut.

“Belum kita hitung anggarannya, memang yang dianggarkan di Pemda sudah ada. Yang penting sudah bisa digunakan,” ucapnya.

Sampai hari ini, wabah difteri di Banten mengakibatkan 9 orang meninggal dunia sepanjang 2017. Dengan daerah kasus terbanyak di Tangerang 34 orang, Serang 15 orang , Kota Tangerang 12 orang, Pandeglang 10 orang, Kota Serang 13 orang, Lebak 3 orang, Tangerang Selatan 4 orang dan Cilegon 1 orang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here