M Taufik dan Sandiaga bertemu relawan.

Beritainternusa.com,Jakarta  – Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno terbata saat berkomentar anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Mustofa Nahrawardaya ditangkap polisi . Mustofa jadi tersangka kasus berita bohong atau hoaks.

Hal itu diungkap Sandiaga usai menghadiri Hijrah Fest di JCC,Jakarta  Pusat.

“Sekali lagi ya punggawa-punggawa BPN ” kata Sandiaga terbata dan tampak menghela napas saat menjawab pertanyaan awak media seputar hal terkait, Minggu (26/5).

Menurut Sandiaga, saat ini semua masalah hukum yang mendera anggota BPN 02 telah dikoordinasikan kepada tim hukum. Sandiaga merasa kecewa karena semakin terlihat bila hukum semakin tajam menggerus oposisi dan tumpul terhadap pihak penguasa.

“Masyarakat akan melihat, saya sudah mengalami dengan sendirinya, masyarakat akan menilai. Kita ingin hukum tegak seadil-adilnya,” tegas Sandiaga.

Diketahui, dini hari tadi Mustafa Nahra, wakil direktur IT BPN 02, diciduk pihak kepolisian karena diduga menyebar berita hoaks lewat akun twitternya.

Lewat suratnya penangkapannya,Polisi  menetapkan Mustafa sebagai tersangka dengan jerat UU ITE, pasal 45 A ayat (2) Jo pasal 28 ayat (2) UU 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU 11 tahun 2018, tentang informasi transaksi elektronik (ITE) dan/atau Pasal 14 ayat 1 dan 2, dan atau Pasal 15 UU nomer 1 tahun 1946 peraturan hukum pidana yang terjadi di Jakarta Selatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here