Jogja.beritainternusa.com, Gunungkidul – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Gunungkidul, Bahron Rosyid mengatakan, peran guru sangat penting dalam pembentukan karakter anak didik. Hal tersebut diungkapkan Bahron pada seminar pendidikan yang diikuti ribuan guru se-Gunungkidul, di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari.

“Karakter yang diharapkan dapat terbentuk ditumbuhkan oleh guru ialah mandiri, berfikiran maju, berdaya saing, serta dipenuhi wawasan Indonesia, dengan seperti itu nanti generasi muda bisa lebih baik dan maju,” terang Bahron.

Di tempat yang sama, Asek 1 Bidang Pemeritahan dan Kesejahteraan Pemkab Gunungkidul Sudodo yang mewakili Bupati Gunungkidul, Badingah mengatakan peran guru dalam menumbuhkan karakter bangsa meruoakan cara dalam menangkal dampak buruk perkembangan zaman, satu diantara adalah dampak negatif tumbuhnya informasi teknologi.

“Perlu adanya penguatan karakter oleh para guru karena kemajuan teknologi informasi memang menjadikan segala sesuatu lebih efisien dan praktis, tapi di sisi lain berpotensi negatif jika penggunanya kurang bijak,” katanya.

Sudodo menjelaskan pendidikan penguatan karakter tidak hanya di dalam internal lembaga pendidikan, tetapi mencakup semua dalam kegiatan sehari-hari.

“Pendidikan karakter berbangsa ini tidak hanya dilakukan di kelas tapi juga di luar kelas, bisa dengan mencontohkan diperilaku sehari-hari,” terangnya.

Ketua Forum Honorer Sekolah Negeri Gunungkidul Aris Wijayanto yang menjadi satu diantara narasumber mengatakan sebelum guru menanamkan pendidikan karakter pada anak lebih baik jika karakter guru sudah lebih dulu terbentuk.

 “Anak-anak cenderung meniru apa yang kita lakukan, makanya kita harus memberi contoh ke mereka yang baik, kalau kita sudah menjiwai karakter kita akan sadar dan mampu menamakannya ke dalam anak didik kita,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here